Rukun dan Syarat Kalimat Tauhid

tauhidSering kali bahkan setiap waktu dan setiap hari, anda membaca atau melafadzkan kalimat tauhid “Laa ‘Ilaaha ‘Illaallah” (Al kalimatuth thoyyibah), akan tetapi dari kita banyak yang masih belum tahu akan rukun-rukun dan syarat-syarat dari kalimat tauhid tersebut.

Oleh karena itu, saya mencoba menulis rukun serta syarat kalimat tauhid tersebut yang saya ambil dari facebook page  “Ahlus Sunnah Wal Jama’ah”, agar saya pribada tahu dan mengamalkan ilmu tersebut serta memberi manfaat pengetahuan kepada yang lainnya juga agar kalimat tauhid yang kita lafadzkan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Berikut rukun serta syarat-syaratnya:

Rukun dari kalimat tauhid terdiri dari An nafyu (mengingkari) dan Al Itsbat (menetapkan).

  1. An Nafyu (mengingkari), yaitu mengingkari (menafikan) semua yang disembah selain Allah ‘Azza wa Jalla.
  2. Al Itsbat (menetapkan), yaitu menetapkan ibadah hanya kepada Allah ‘Azzal wa Jalla saja.

Maknanya:

“Laa ma’buda bi Haqqin Ilallaah”: Tidak ada Ilah (sesembahan) yang berhak di Ibadahi dengan benar kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Adapun syarat-syaratnya yaitu:

1.  Al ‘Ilmu (mengetahui)

Mengetahui dan memahami artinya.

Dalilnya:

“Maka ketahuilah bahwa tidak ada Ilah (sesembahan) yang berhak di ibadahi dengan benar selain Allah…” [QS. Muhammad: 19]

“Barangsiapa yang meninggal Dunia dalam keadaan ia Mengetahui bahwa tidak ada Ilah yang berhak di Ibadahi dengan Benar selain Allah, maka ia masuk Surga…” [Hadits Shahih diriwayatkan oleh Muslim: 26, dari sahabat ‘Utsman radhiyallahu’anhu].

2.  Al Yaqiin (meyakini)

Yakin serta benar-benar memahami kalimat ini.

Dalilnya:

“Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenar-benarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan berjihad di jalan Allah dengan Harta dan Jiwanya, mereka itulah orang-orang yang benar…” [QS. Al Hujurat: 15]

“…Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak di ibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa aku (Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam) adalah utusan Allah, tidaklah seorang hamba menjumpai Allah (dalam keadaan) tidak ragu-ragu terhadap kedua (Syahadat)-nya itu, melainkan ia masuk Surga…” [Sahih: HR. Muslim no.27, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

3.  Al Ikhlas (ikhlas)

Yaitu memurnikan amal perbuatan dari segala kotoran-kotoran syirik, dan mengikhlaskan segala macam ibadah hanya kepada Allah.

Dalilnya:

“…Maka beribadahlah kepada Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik)…” [QS. Az Zumar: 2-3]

“orang yang paling bahagia dengan Syafa’atku pada hari kiamat nanti adalah orang yang mengucapkan “Laa ‘Ilaaha ‘Illallaah” secara ikhlas dari hati atau jiwanya…” [Sahih: HR. Bukhari no.99, 6570 dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]

4.  Ash Shidiq (jujur)

Maksudnya mengucapkan kalimat ini dengan jujur disertai pembenaran oleh hatinya. Barangsiapa lisannya mengucapkan namun hatinya mendustakan , maka ia adalah munafiq dan pendusta.

Dalilnya:

“dan diantara manusia ada yang berkata, “kami beriman kepada Allah dan hari akhir”, padahal sesungguhnya mereka bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar…” [QS. Al Baqarah: 8-9]

“bergembiralah dan berilah kabar gembira kepada manusia bahwa barangsiapa yang mengucapkan “Laa ‘Ilaaha ‘Illallaah” dengan jujur dari hatinya,  maka ia akan masuk surga…” [Sahih: HR. Ahmad: IV/411, dari sahabat Abu Musa radhiyallahu’anhu]

5.  Al Mahabbah (cinta)

Maksudnya mencintai kalimat tauhid ini, mencintai yang terkandung di dalamnya dan segala sesuatu yang ditunjukkan atasnya.

Dalilnya:

“dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaiman mereka mencintai Allah, dan orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah…” [QS. Al Baqarah: 165]

“tiga perkara, apabila terdapat pada diri seseorang maka dia akan mendapat kelezatan iman:

1)    Apabila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai selain keduanya.

2)   Mencintai seseorang semata-mata karena Allah.

3)   Membenci kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya, sebagaimana ia benci dicampakkan kedalam api…” [HR. Bukhari no.16, 21, 6041 dan Muslim no.43 dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu’anhu]

6.  Al Inqiyaad (tunduk dan patuh)

Yaitu, seorang muslim harus tunduk&patuh terhadap apa-apa yang ditunjukkan oleh kalimat “Laa ‘Ilaaha ‘Illallaah”, hanya beribadah kepada Allah Ta’ala, mengamalkan syari’at-syari’at-Nya, beriman dengan-Nya, dan berkeyakinan bahwasannya hal itu Haq (benar).

Dalilnya:

“dan kembalilah kamu kepada Rabb-mu dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum dating adzab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong…” [QS. Az Zumar: 54]

7.  Al Qabul (menerima)

Yaitu, menerima kandungan dan konsekuensi dari kalimat syahadat ini, beribadah kepada Allah Ta’ala semata dan meninggalkan ibadah kepada selain-Nya. Barangsiapa yang mengucapkan tetapi tidak menerima dan menta’ati, maka ia termasuk orang-orang yang difirmankan Allah Ta’ala (yang artinya):

“Sesungguhnya dahulu apabila dikatakan kepada mereka “Laa ‘Ilaaha ‘Illallaah”, mereka menyombongkan diri, dan mereka berkata: “Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sesembahan-sesembahan kami karena seorang penyair gila…?” [QS. Ash Shaffaat: 35-36]

Ini seperti halnya penyembah kubur (para Kuburiyun yang sesat dan hina) di zaman ini, mereka mengikrarkan, “Laa ‘Ilaaha ‘Illallaah”, tetapi tidak mau meninggalkan penyembahan mereka terhadap kuburan (dengan dalil/berkedok/mengatas namakan “ziarah kubur”). Dengan demikian, berarti mereka belum menerima makna, “Laa ‘Ilaaha ‘Ilallaah”. [‘Aqiidatut Tauhid, hlm 44].

Wallahu Ta’ala A’lam

Re-writing : Fauzi Jatmiko ~ 29 Januari 2014 / 07.45

Kosan sederhana 3×2-Surakarta

Sumber rujukan dari:

Kitab “Prinsip Dasar Islam Menurut al Qur’an dan as Sunnah yang Sahih” karya al Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas Hafizhahullah. Pustaka at Taqwa – Bogor.

Source: Facebook Page “Ahlus Sunnah wal Jama’ah”

Mengenal K3 UNS

ImageOkey guys, kembali lagi saya menulis apa yang terbayang dalam dunia imajinasi saya untuk mengenalkan D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja / D4 K3 FK UNS. Gak terlalu detail sih, akan tetapi hanya sejarah terbentuknya D4 K3 FK UNS. Kalau ingin melihat seluk beluk D4 K3 FK UNS silahkan baca postingan saya yang telah saya buat saat saya masih semester 1 di K3 dengan judul Sudut-sudut K3 FK UNS.

Mengenai history atau sejarah K3 FK UNS yang saya tulis ini adalah suatu keinginan saya untuk memperkenalkan bahwa di UNS ada jurusan K3 lho… Nah, untuk itu saya menulis postingan ini.

Program studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau D4 K3 FK UNS berdiri pertama kali pada tahun 2005 dengan nama D4 Kesehatan Kerja. Didirikan oleh Prof Putu, dr. harninto, dan satu lagi saya lupaa… hehee :-D Dulu D4 KK bergabung dengan D3 Hiperkes dan KK dibawah satu naungan. Dari pembicaraan yang saya dengar sih, katanya D4 KK ini sebagai lanjutan D3 Hiperkes dan KK tp sampai sekarang saya gak tahu pasti. Kemudian pada tahun 2009 atau 2010, Pak Rektor menyuruh D4 KK memisahkan diri dan berdiri secara mandiri. Nah, awal-awal memisahkan diri dari D3 Hiperkes dan KK, D4 KK dipimpin oleh dr. Harninto sebagai Kaprodi dengan akreditasi C. Wah, akreditasi yang buat galau.

Kemudian seiring berjalannya waktu, akhirnya Ibu Ipop Sjarifah yang telah lulus dari S2 Kimia UGM dipanggil untuk membantu D4 KK FK UNS. Beliau diamanahi menjadi seorang kaprodi dibantu  Ibu Lusy Ismayenti yang telah lebih dulu mengajar di D4 KK sebelumnya sebegai sekretaris prodi. Nah, amanah bu Ipop ini sangat berat, karena diamanahi memimpin prodi D4 KK yang notabene masih baru/hijau belum berkembang, dimana pengajar/dosen-dosennya juga masih banyak yang dari D3 Hiperkes, dengan gedung kami yang penuh kesederhanaan, dengan segala karyawan/karyawati administrasi/SDM yang sedikit dan sangat kurang sekali.

Pada tahun 2011, seorang yang ahli dibidang K3 masuk untuk membantu mengembangkan D4 KK FK UNS. Beliau adalah Guru Besar Kesehatan Masyarakat UNS, beliau adalah Prof. Santoso, dr, Sp.Ok, MS murid ahli/Guru Hyperkes Indonesia Dr. Suma’mur, MS. Beliau (Prof. San) di KK sebagai penjamin mutu serta pengembang D4 KK FK UNS. Langkah pertama yang Prof. San lakukan adalah merubah nama D4 Kesehatan Kerja menjadi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja karena di BAN-PT D4 Kesehatan Kerja tidak ada, adanya D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Nama D4 KK akhirnya bertransformasi menjadi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada bulan Oktober kalau tidak salah pada tanggal 21.

Memang benar-benar masih hijau, D4 K3 FK UNS dengan akreditasi C. Wahaaha, shock waktu tahu akreditasinya. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu Prof San memberi mandate kepada Bu Ipop untuk mempersiapkan bahan-bahan untuk reakreditasi pada tahun 2012, karena bahan-bahannya banyak yang harus dipersiapkan proses molor sampai pertengahan tahun 2013 proses reakreditasi baru terlaksana. Semua komponen D4 K3 FK UNS saling bahu-membahu membantu proses reakreditasi, dari tingkat top manajemen sampai low manajemen, dari Prof san, Bu Ipop, middle manajemen Bu Lusy, Bu Khotijah, dr Vitri (yang baru selesai dari S2 di Michigan University~semoga besok bisa saya ikuti jejaknya. Aamiin), low manajemen dari mbak ica, mas ervan, mbak eros, mas sigit, dan karyawan penjamin kebersihan di D4 K3, keamanan, dll juga turut membantu, mahasiswa juga turut dilibatkan dalam proses reakreditasi. Perjuangan yang kereen dan luar biasa.

Alhamdulillah, akreditasi terbaru D4 K3 FK UNS yang sekarang adalah B gemuk meski hanya kurang 8 point untuk menjadi A. akan tetapi, Syukur wal hamdulillah ini merupakan langkah awal. Meski S2 terapan K3 harus tertunda, akan tetapi “Selalu ada KEMUDAHAN di setiap KESULITAN yang terus menghalau dan menghadang.” Kabar terbaru yang saya peroleh dari Prof Santoso adalah JaFung (Jabatan Fungsional) di Kemenkes sudah terbentuk. Dan pada tahun 2014 besok pendaftaran CPNS untuk lulusan K3 UNS sudah dibuka, bekerja di lingkungan Kemenkes sebagai ahli  K3 Rumah Sakit. Bahkan, D4 K3 FK UNS merupakan yang pertama dan diakui langsung oleh Kemenkes. MasyaAllah, Syukur Wal Hamdulillah, Maka nikmat Allah yang mana yang engkau dustakan???

Orang satu ini selalu menginspirasi saya dan memotivasi saya dalam bersungguh-sungguh kuliah di D4 K3 FK UNS. Beliau selalu berpesan kepada kami murid-muridnya “agar selalu bersungguh-sungguh kuliah di K3 ini, menjadi orang yang pinter, mendapat pekerjaan yang mapan, dan bermanfaat kepada orang lain, gak usah neko-neko pokoknya kuliah yang tenanan/sungguh-sungguh, kelak kalian gak usah ragu, kalian  bakal jadi ORANG. Jangan menjelek-jelekkan prodi D4 K3 ini, kami berupaya untuk menjadikan D4 K3 FK UNS yang terbaik”.

Mungkin cukup ini dulu yang dapat saya tulis, bingung mau menumpahkan imajinasi/semangat/motivasi yang ada di otak saya untuk ditulis. Semuanya selalu ada hikmahnya, dan setiap apa yang kita jalani sekarang sudah tentu digariskan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Kita hendaknya bersyukur dan melakukan yang terbaik.

12 Januari Sebagai Hari Nasional K3~bertepatan saya menulis tulisan ini, Semoga Jaya Indonesia-Ku, Jaya K3 Indonesia, dan Semoga Jaya D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja FK UNS, semoga mampu menghasilkan lulusan yang hebat, bermanfaat untuk Indonesia dan Umat… Aamiin…:-D

Fauzi Jatmiko~Mahasiswa D4 K3 FK UNS 2012

Home sweet Home~Kampung Tunggul, Weru, desa pelosok Kota Sukoharjo.

JALUR MASUK D4 K3 FK UNS

Setelah lama tidak memperbarui post di blog karena belum sempat, akhirnya kini bisa kembali nulis menulis lagi. Hehehe :-D

Okey, sobat disini saya akan menulis mengenai jalur masuk D4 K3 FK UNS, just sharing saja sih, but barangkali ada manfaatnya. Tapi, sebelum ke pokok judul, ada sedikit gambaran tentang D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja FK UNS.

D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di UNS masuk dalam cluster Kedokteran dimana termasuk program pendidikan Diploma 4 dengan gelar akademik SST (Sarjana Sains Terapan K3). D4 K3 FK UNS lebih mengarah pada Keselamatan dan Kesehatan Human/Manusia/Pekerja, berbeda dengan D4 K3 PPNS yang lebih ke Engineeringnya/K3 Teknik.

Nah, sedikit gambaran mengenai D4 K3 FK UNS diatas, banyak sms maupun DM lewat twitter maupun komen lewat blog saya mengenai jalur masuk D4 K3 FK UNS. Oke, ndak usah berbelit, checkidot.

Ada 3 jalur masuk D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) FK UNS yang memang berbeda dengan jalur sarjana, kalau jalur sarjana ada program SNMPTN dan SBMPT. Nah, di program diploma ada 3 jalur masuk, yaitu:

1. PMDK

Kalo gak salah Jalur PMDK dari kepanjangan Penelusuran Munat dan Kemampuan Siswa (Maaf, kalo salah, CMIIW, hehehe :-D). Nah, jalur ini dilaksanakan/dibuka di awal-awal periode februari-april kalau di UNS akan tetapi setiap universitas memiliki jadwal sendiri-sendiri sesuai kebijakan universitas tersebut. Untuk jalur masuk PMDK ini setahu saya hanya menyetorkan nilai akademik/rapor SMA dari semester 1-5 dengan uang pendaftaran 175 – 200 ribu rupiah. Dan biasanya PMDK ini daftarnya melalui sekolah dari siswa yang bersangkutan, berkas yang mengirimkan juga dari pihak sekolah. Akan tetapi yang mengurus secara mandiri, sekolah tidak banyak memfasilitasi jadi kita yang menyiapkan berkas sendiri kemudian dikirim ke UNS via pos.

2. SPMB UNS

Jalur yang kedua adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru UNS. Pelaksanaannya setelah pengumuman PMDK kisarannya bulan Mei untuk tesnya. Nah, SPMB UNS ini kaya ujian SBMPTN ada TPA, Matematika dasar, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Serta mata pelajaran pokok Ujian nasional sesuai Program masing-masing (IPA/IPS).

3. UMB-PT

Nah, jalur yang terakhir adalah jalur yang pernah saya menjalaninya, jalur yang pelaksanaannya terakhir dari jalur-jalur seleksi lainnya. UMB-PT dengan kepanjangan Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi atau SPMB Nusantara. Di UNS UMB-PT tidak hanya untuk diploma saja melainnya juga untuk jenjang Strata. Model ujian/seleksinya sebelas duabelas dengan SPMB kok, akan tetapi dengan pembagian yang lebih spesifik lagi seperti TPA, Tes Verbal, Analitik, dll.

Ketiga jalur masuk diatas adalah nama-nama jalur masuk yang harus dikenal bagi para siswa/calon mahasiswa baru UNS khususnya yang pengen mendaftar di jenjang pendidikan diploma.

Berhubung ini adek-adek kelas XII SMA/MA/SMK yang pada bingung/galau pengen lanjut kuliah dan biasanya pada kepo/cari-cari informasi jurusan/prodi/fakultas/Universitas bisa banyak-banyak membuka link/website ke universitas yang ingin dituju dan baca mengenai prodi dari fakultas yang kalian tuju agar bisa memantapkan tujuan dan mengetahui jurusan apa yang ingin saya masuki/saya tuju, fakultas apa, universitas mana, dll.

Oh iya, disini saya juga mau sekalgus sharing jadwal PMDK dan SPMB UNS, untuk jalur UMB-PT biasanya menyusul karena paling akhir. Lebih lengkapnya check di: http://spmb.uns.ac.id

Image

Okey, sedikit informasi yang dapat saya share atau bagikan ke sobat-sobat sekalian. Semoga dapat memberikan manfaat. Teruntuk adek-adek yang akan lulus 2014, semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan Ujian Nasional, UAS, dan Lulus dengan nilai yang Memuaskan, serta Diterima di Perguruan Tinggi yang kalian inginkan, sesuai fakultas dan jurusan yang kalian minat dan inginkan. Aamiin…:-)

Jangan lupa belajar keras dan banyak-banyak berdoa…:-D Sampai Jumpa di Dunia Civitas Akademika… V^^

Fauzi Jatmiko~Sunday Morning, 12 Januari 2014

Home sweet home, di kampung Tunggul, Weru, pelosok kota Sukoharjo.

MASALAH BOILER DAN KESELAMATAN ANDA

ImageBoiler atau biasa juga disebut dengan ketel uap adalah sebuah bejana tertutup yang dapat membentuk uap dengan tekanan lebih besar dari sari atmosfer dengan cara memanaskan air yang berada di dalamnya dengan gas-gas panas dari hasil pembakaran bahan bakar. Boiler biasanya digunakan di kapal-kapal tangker untuk menunjang kelancaran pelayanan dan pelayaran, oleh karena itu boiler di tuntut untuk selalu dapat menghasilkan uap panas yang mencukupi sesuai kebutuhan di atas kapal.

 

Masalah boiler yang paling umum dan sering terjadi diantaranya:

- Tidak adanya Panas

- Terjadinya Kebocoran

- Menimbulkan Suara benturan yang aneh

- Plot Light terlihat seperti akan keluar

- Hilangnya Tekanan

- Pipa Kondensat yang membeku

- Termostat yang bermasalah

- Sistem rusak

 

Lalu apa yang harus dilakukan untuk penanganannya?

1. Anda dianjurkan untuk memeriksakan boiler setidaknya setiap tahun sekali oleh teknisi yang sudah bersertifikat dan teruji.

2. Hati-hati dengan boiler yang rusak, setiap sistem pemanas yang menggunakan bahan bakar fosil biasanya mengeluarkan Karbon Monoksida jika dalam keadaan rusak atau tidak dirawat dengan baik.

 

Bahaya apa yang ditimbulkan oleh Karbon Monoksida? Ada 6 gejala keracunan, diantaranya:

- Sakit Kepala

- Mual

- Pusing

- Sesak Napas

- Lemas

- Hilang Kesadaran

Selalu berhati-hati dalam penggunaan dan perawatan mesin yang anda gunakan. Mesin memang bisa sangat membantu, tapi bisa jadi berakibat fatal terhadap anda jika mesin tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Semoga Bermanfaat, Salam Safety!

06/10/2013 ~ Fauzi Jatmiko ~copas from artikel lorco media kampanye K3

Source: Lorco Safety Sign

Sudut – Sudut K3 FK UNS

Repost from my old blog. ^_^
ImageAlhamdulillah, sejak pengumuman UMB adalah sebuah awal perjuangan untuk menuju kesuksesan. Setelah pengumuman SNMPTN yang membuatku menangis, menjerit tak berdaya melawan takdir bahwasanya aku tidak lolos SNMPTN baik pilihan pertama maupun kedua. Tapi pengumuman itu bagaikan air hujan yang membasahi ladang yang kering kerontang tidak ada dan tidak bisa ditanami tumbuhan bila tanpa hujan, dan air hujan itu ibarat pengumuman UMB-PT dan ladang yang kering kerontang adalah diriku. Dan pengumuman ini, menjadi balasan atas kekalahan di perang pertama. Sekali lagi aku mengucapkan syukur Alhamdulillah atas rencana-Nya yang indah ini.
Oke, this is first step to reach my dream.
Pertama kali aku datang, aku menyangka kampus tempatku study berada di kampus FK kentingan namun ternyata di kampus FK kentingan hanya untuk kuliah tertentu saja, misalkan praktikum biologi, mikrobiologi, anatomi, kimia, dan mata kuliah yang lainnya. Hehehe,,, mungkin aku terlalu polos dalam menyikapi fakultas dimana prodiku di naungi yakni Fakultas Kedokteran. But, this is journey friend meski tidak dipusat tapi hampir seluruh kegiatan hampir berada di kampus FK kentingan sana. Meski capek tapi inilah perjuangan untuk mewujudkan cita-cita.
The next, Welcome to Tirtomoyo Campus.
Ini dia yang membuatku tak percaya dan sedikit agak  kecewa, but this is anugrah and nikmat yang harus di syukuri dalam rangka mewarnai perjalanan study di prodi D4-K3 ini. Oh ya, aku pernah membaca sebuah tulisan “Don’t look something from cover”, nah itulah yang membuatku mensyukuri dimana, bagaimana bentuknya tetapi dari tempat inilah awal kejayaan D4-K3 FK UNS di rintis oleh orang-orang yang memikirkan keadaan dan kesempatan yang akan datang di masa mendatang.
Tirtomoyo Campus Corner.
Tidak bisa di bayangkanlah, banyak orang mengira kampus kedokteran itu megah, bersih, indah, nyaman, dan enak dipandang tapi meski cover the tirtomoyo campus agak meragukan tapi apa yang di imajinasikan oleh banyak orang itu memang benar kok, meski proses megah itu perlu banyak waktu. Oke, tirtomoyo campus di huni oleh tiga prodi yang berada di bawah naungan Medical Faculty of Sebelas Maret University, yaitu D4-Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D3 Hyperkes dan KK, dan D3 Kebidanan.
But, di sini aku hanya akan membahas tentang prodiku yakni D4-K3 karena aku sendiri juga mahasiswa K3. Untuk ruang kuliah yang dimiliki oleh K3 masih sedikit dan belum bisa dikatakan memenuhi persyaratan tapi tidak apalah yang penting nyaman buat belajar. Ada 4 ruang kuliah setahuku, RK 1 untuk angkatan 2012, RK 2 untuk 2010, RK 3 untuk 2009, dan RK 6 untuk 2011, tapi di RK 6lah merupakan ruang kuliah yang fleksibel, yang paling nyaman (menurutku) tapi salah satu dosen favoritku hanya mau mengajar di RK 6 yakni Prof. Dr. Dr. Santoso, Sp. Ok (beliau juga merupakan ketua pengembangan prodi K3 di FK UNS ini). Sedangkan untuk kantor ada ruang administrasi, ruang satff dan pimpinan, dan ruang dosen.
Di depan RK 1 ada sebuah taman yang ada air mancur mini, indah, syahdu ketika pagi hari aku mendengar dan melihat air mancur menjulang tinggi, nah, menurutku paling asyik juga RK 1 selain ada taman di depannya, aku dan teman-teman sering duduk-duduk, ngerjain tugas, ngobrol di depan RK 1. Tapi yang paling aku suka juga, ketika duduk-duduk di depan RK 1 lihat pemandangan yang indah dan menawan yakni melihat anak-anak kebidanan mondar-mandir serta kadangkala ada yang duduk-duduk, belajar di depan kelasnya. (asyiknya dapat ruangan di depan ruang kuliah  anak-anak kebidanan, hehehe…)
Ini juga tidak kalah penting, yakni susunan manajemen prodi K3 yang mungkin sebatas aku tahu saja. Untuk top manajemen di pegan oleh Ibu Dra. Ipop Sjarifah, M.Si, sekretaris di pegang oleh Ibu Lusi Ismayenti, ST, M. Kes (beliau juga sebagai pembimbing kademikku), kemudian midle manajemen di pegang oleh Ibu Khotijah, SKM, M. Kes. Trus low manajemen atau staf pendukung kegiatan para manajemen ada pak Sardi, mas Erfan, mbak Ica, mas Sigit, pak edi, dan yang lainnya yang aku sendiri juga lupa. Hehehe…V^^. Dan yang pasti semua sangat berharga bagi perjalan D4-K3, dan semua mahasiswa serta para alumni menjadi a important part of K3.
Sekali lagi Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.
Aku telah menjadi mahasiswa D4-K3 FK UNS. Aku berjanji pada diriku sendiri tidak mau melakukan tindakan yang galau (nyoba UM UGM) buang-buang waktu dan biaya. Sudahlah di K3 saja, prospek menjajikan, apalagi indonesia sedang giat-giatnya menggalakan dan mengkampanyekan “Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja” dalam rangka menyongsong Indonesia berbudaya K3 2015. Indahnya takdir Allah ta’ala, meski kadangkala aku dengan sombongnya melalaikannya dengan kufur akan nikmat-Nya, meratapi kegagalan, tapi aku juga berjanji mulai sekarang tidak ada kegundahan, tidak ada kegalauan, tidak ada kesedihan, yang ada kesenangan, nikmat, melodi, simphony,dan jalan (way of may dreams).
Maaf, malah menjadi ajang curhatan, tapi ini akan menjadi bagian dari coretan-coretan yang kelak di masa suksesku akan aku buka dan aku baca sebagai ajang nostalgia mengingat coretan indah ini.
 
Selesai ditulis oleh : Fauzi Jatmiko
Tirtomoyo Campus, 29 November 2012, 10:42. Surakarta, Indonesia.

Team Work bagi Keselamatan Kerja

Manfaat Team Work bagi Keselamatan kerja di Perusahaan Anda

Image“Kerja sama tim yang efektif jarang terjadi secara spontan. Sebaliknya, hal itu membutuhkan pelatihan jangka panjang dan perencanaan yang terorganisir.” — Penelitian telah menemukan bahwa ketika pesawat kecelakaan, atau pasien meninggal di meja operasi karena  “kesalahan manusia”, pelaku sesungguhnya justru terletak pada kegagalan kerja sama tim.

Apa itu Teamwork (Kerja Sama Tim)?

Kerja sama tim adalah proses bekerja bersama-sama dengan sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan .

Ketika hal tersebut menyangkut keselamatan, kerja sama tim memberikan kontribusi terbesar mengenai apakah seseorang mengalami cedera di tempat kerja. Fakta bahwa kerja tim mengurangi Lost Time Accident Rates (LTA’s) dan bahwa orang lebih cenderung merasa bekerja lebih aman dalam sebuah tim, daripada independen.

Sebuah studi (Hechanova, Alampay & Beehr, 2002) meneliti hubungan antara kerja tim dengan kinerja keselamatan, dan menemukan hubungan antara tingkat manajemen diri dengan perilaku tidak aman yang mengakibatkan cedera. Dengan kata lain, Jika sebuah tim mampu memanage diri (yang berarti mereka memiliki keterampilan, pengetahuan dan kemampuan untuk membuat keputusan), maka semakin aman tim tersebut saat bekerja.

Dalam literature tersebut dijelaskan bahwa Kerjasama Meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan karena alasan berikut :

1.          Peningkatan keterlibatan dalam kegiatan keselamatan

2.          Safety Ownership

3.          Otonomi Tugas

4.          Proses Kelompok (Misalnya kerjasama, perencanaan dan koordinasi, kesediaan untuk mendekati anggota lain)

5.          Meningkatkan komunikasi kelompok mengenai keselamatan

6.          Peningkatan interaksi tatap muka (mengakui prestasi orang lain)

7.          Kerjasama antara tim dan pengawas

Sobat Pro Safety, Sudahkah Anda mampu bekerja sama dengan baik dengan Tim Anda??

Semoga Bermanfaat, Salam Safety!

5/10/2013~Fauzi Jatmiko

Source : Lorco & Safety Sign Indonesia

Tahukah engkau siapa Ibu?

By : ustadz Abu Zubeir al Hawaary Lc hafidzahullah

Dia adalah k62613_663023410409408_800871453_nepekaan yang halus. Bisikan nan lembut, rasa yang dapat mengalirkan air mata.

Ibu adalah keindahan dan kecantikan, permata yang terjaga dan mutiara yang terpelihara.

Ibu adalah harta simpanan yang hilang dari orang orang-orang durhaka dan harta simpanan berharga bagi orang-orang yang berbakti lagi mengasihi.

Ibu tetaplah seorang ibu, semasa hidup dan sesudah matinya, semasa kecil si anak maupun dewasa.

Ia adalah wewangian yang semerbak dan membubung tinggi, bunga yang wanginya menghiasi anak-anak, bintang yang bersinar di wajah para bapak, kehangatan dan kerinduan, keindahan dan kedamaian, cinta dan kasih sayang, kelembutan dan keajaiban.

Kepribadiannya kokoh dan mengakar, harapannya tinggi, penuh tekad, dan cita-cita. Dia adalah pendidik sejati untuk para generasi yang sedang tumbuh.

Ibu bagaikan sekolah apabila engkau menyiapkannya.

Engkau telah menyiapkan bangsa yang berkepribadian.

Ibu adalah bagian kehidupan, tempat mengadu, tiang urusan, penyangga rumah, jalan keselamatan, ia adalah tanda kebesaran Allah, karunia dan rahmat-Nya bagi orang-orang yang bertafakur.

Ibu adalah kebeningan hati dan jiwa, kesetiaan dan loyalitas, kerinduan dan kebaikan, penghibur dalam kesedihan, dan pelipur dalam kedukaan, ia adalah rahasia kehidupan, peredam kemarahan, dan sumber kebahagiaan.

Ibu adalah orang yang paling kuat di muka bumi, paling mulia jiwanya, paling peka perasaannya, paling teguh pendiriannya, paling tinggi derajatnya.

Ibu bagaikan bintang yang menerangi, tinggi di atas langit, bagus dan indah menghiasi dunia dengan sifat dan kepribadiannya.

Ibu adalah sumber kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, kesejukan, keakraban, dan ketentraman.

Ia memiliki kedudukan yang besar.

Berusaha untuk ketenangannmu sejak ketika engkau masih nuthfah di dalam perutnya dan menjagamu dari apa yanag membahayakanmu.

Ia hanya memakan apa yang menguatkan dan menyehatkanmu dalam masa pertumbuhanmu itu, dan meninggalkan berbagai kelezatan makanan-makanan yang nikmat.

Apabila membahayakan nuthfah, ia meninggalkan banyak kesibukan, kebutuhan biologisnya, berjalan di jalanan, mengangkat yang berat karena kasihan kepada nuthfah, padahal hanyalah sebuah nuthfah.

Sungguh pejuangan yang panjang.

Setelah datang fajar, menghalau malam yang ia lewatkan tanpa dapat memicingkan mata karena pedih, sakit, takut, dan cemas meliputinya yang tidak mungkin dilukiskan oleh pena dan diungkapkan oleh lisan. Rasa sakit kian bertambah sehingga ia tidak sanggup untuk menangis, dan ia melihat kematian dengan mata kepalanya, berkali-kali, sehingga engkau keluar ke dunia, maka air mata jeritanmu bercampur dengan air mata kebahagiannya dan engkau menghapus segala pedih dan luka.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun; silih berganti berlalu dalam kehidupannya.
Ia senantiasa membawamu di hatinya, memandikanmu dengan tangannya, ia jadikan haribaannya sebagai tempat tidurmu, di dadanya ada makanan di masa bayimu, dan ia berbahagia melihat senyummu.

Kegembiraannya adalah membuatkan sesuatu untukmu, dan kebahagiaanya adalah dengan kegembiraanmu.

Dan semenjak engkau dilahirkan sampai engkau mulai tumbuh besar tidak dibawakan ke rumah makanan melainkan apa yang cocok untukmu.
Sekalipun tidak disukainya, ia membawakan apa yang disukainya untukmu.
Kemudian ia mendidikmu, memberikan manfaat untukmu, dan menjauhkan madharat darimu.
Kalau saja ia membiarkanmu di permukaan tanah niscaya hewan akan memangsamu dan serangga menggigitmu.

Ia terus mencari keridhaanmu hingga akalmu mulai tampak.
Engkau menangis dan ia membujukmu, menghilangkan kesedihan darimu. Upayanya untuk menghibur dirimu dan menyejukkan matamu serta menghilangkan apa yang menyesakkan dadamu sampai kepada batas yang tidak mungkin engkau dapat membalaskan jasa yang diberikan padamu selama-selamanya.

Bagaimana tidak, karena ia telah berbuat demi ketenangan dan kelapangan dadamu, sepanjang siang dan malam.
Ia bagai pembantumu, bekerja untukmu, dan mendo’akan kebaikan untukmu.

Ia menanti hari engkau menjadi seorang pemuda, hari pertemuanmu, hari kedewasaanmu, dan hari pernikahanmu.

Maka, ia bergembira dengan pernikahanmu sementara hatinya tercabik-cabik kesedihan karena berpisah denganmu.[2]

“Ya Rabb kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku…” [QS.Ibrahim: 41]