SCAT12MA (Sebuah Nama, Beribu Kisah)

Bismillahi,

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hay guys, Gimana Kabarnya? Lama banget saya tidak update. Kayaknya terakhir update bulan september postingan tentang Bidikmisi. Di awal tahun 2015 ini, saya mencoba update postingan mengenai sebuah Keluarga dengan harapan akan melukiskan suatu kisah yang mana akan berlanjut menjadi ribuan kisah dari sebuah keluarga tersebut.

scatisma_副本Guys, perkenalkan keluarga tersebut adalah SCAT12MA. Sebuah nama biasa yang tidak mengandung arti dan memiliki filosofi yang luar biasa dibanding nama-nama angkatan yang lainnya. Dulu ketika pencetusan nama angkatan K3 FK UNS 2012 banyak pilihan nama dan unik-unik bagi saya. Mulai dari karamel (atau apa lupa saya) sampai nmengerucut ke sebuah nama SCAT12MA. SCAT12MA adalah nama yang diusulkan teman kami yang mana sebenarnya adalah judul dari KTI (karya tulisnya) yaitu akronim dari –Safety Campaign to Implement Management System– akan tetapi banyak pilihan menjatuhkan ke pilihan nama ini. Akhirnya, diputuskan untuk merubah kepanjangan dari SCAT12MA menjadi –Safety Community Twelve Managing Action (Amazing Action)jadilah secara kesepakatan bersama disepakati di Ruang Kuliah 1 D4 K3 FK UNS Kampus Tirtomoyo bahwa angkatan 2012 resmi memakai nama SCAT12MA meski sebenarnya banyak perdebatan yang alot juga untuk penentuan nama ini.

Guys, nama SCAT12MA ini masih bisa dibilang muda lho. Karena kami menyepakati nama K3 2012 baru pada semester 4 kemarin. Ketika itu, saya baru diberi amanah untuk memegang Kepala Rumah Tangga (biasanya disebut Koordinator Tingkat/KOTI) K3 2012 dari sebelumnya dikomando oleh teman kami Putu (Mawapres Utama Diploma UNS 2014), karena suatu hal dan yang lainnya dan dengan pemilihan yang menurut saya agak freak, saya terpilih (meski tidak tahu ini pilihan teman-teman atau tidak) menjadi KOTI K3 2012 pada awal semester 4 sampai saat ini (Allahu A’lam sampai jadi KOTI abadi kata teman-teman).

Lanjut guys, SCAT12MA terdiri dari 50 orang dengan komposisi 19 mahasiswa dan 31 mahasiswi secara de yure dan de facto sampai saat ini. Alhamdulillah meski dari awal sampai 54 mahasiswa dan bertahan insyaAllah sampai kita lulus bersama adalah 50 mahasiswa. SCAT12MA -sebuah nama sebuah keluarga beribu kisah- dengan jargon awal ’’Wani Perih’’ saya rubah menjadi ’’Karena Kita Keluarga’’, karena dari nama yang biasa saya pikir harus punya sebuah slogan/jargon yang memiliki makna yang luarbiasa. Yup, saya mengambil jargon untuk SCAT12MA dari akronim K3 –Karena Kita Keluarga-. Ya, memang SCAT12MA adalah sebuah nama, sebuah keluarga, beribu kisah yang mana memang turut mengisi riwayat pengalaman dari perjalanan 50 mahasiswa. Terutama saya sendiri yang merasakan banyak sekali pengalaman yang luarbiasa (menurut saya meski dibilang biasa bagi sebagian orang lain), kisah-kisah haru biru, suka duka, persahabatan, pertemanan, kekeluargaan, berbedaan, solidaritas, toleransi, dan berbagai kisah dengan berbagai rasa nano-nano sampai kami nanti Graduate’s dan berkeluarga semoga kami bisa bernostalgia kembali 50 mahasiswa di Solo (harapan saya, saya akan panggil mereka kelak).

Masih berlanjut ya guys, kemarin dari sebuah ide menjadikan suatu project untuk keluarga SCAT12MA, kami menemukan sebuah logo dan memiliki sebuah arti dan makna (filosofi) bagi nama angkatan kami D4 K3 UNS 2012 ’’SCAT12MA’’ yaitu ’’SAYAP’’. Hehe, sekilas biasa saja sih dengan nama sayap, akan tapi menurut saya memiliki makna yang berarti bagi saya khususnya dan K3 2012 secara umum. Kenapa logonya SAYAP, sih? Kagak ada yang lain napah? Saya bilang ini adalah Sayap sang Garuda, Sayap sang Elang, Sayap dari burung-burung perkasa yang memang kekuatan dan bisa dibilang raja angkasa (langit biru). Langit biru yang luas, langit yang menakjubkan bagi manusia yang memandangnya, ciptaan yang Maha Kuasa. Sayap ini adalah sayap dari Burung yang kokoh dan kuat untuk menaklukkan angkasa tersebut, untuk mengelilingi dan melihat indahnya pemandangan yang ada di bawahnya.

Singkat cerita ya guys, flashback ke beberapa tahun yang lalu ketika kami dikumpulkan di aula tirtomoyo ketika itu masa OSMARU. Paling mengena bagi saya adalah kata-kata pak dekan FK yang juga Ketua MUI Solo yaitu Prof. Zaenal Arifin Adnan. Ketika itu, kami berada di aula kampus tirtomoyo mendengarkan sambutan dari jajaran FK termasuk dari pak Dekan. Pesan yang disampaikan beliau kepada kami adalah ’’Jangan patah semangat karena kalian berada ditempat kuliah/kampus yang seperti ini, jangan melihat dari luarnya (bangunannya), teruslah belajar dengan giat karena kalian aset FK, bisa jadi kalian ketika lulus nanti bisa mengalahkan kami selaku dokter, kalian ibarat –Burung dalam Sangkar- yang mana ketika masa penangkaran selesai –Burung- tersebut bisa terbang melalang buana ke angkasa, dan langit itu ibarat tempat kerja kalian yang akan kalian jelajahi, nikmati saja perkuliahan disini. Dan kata-kata –Kalian ibarat Burung dalam Sangkar yang nantinya akan terbang bebas melalang buana ke angkasa- saya dengar lagi ketika beliau Pak Dekan Prof. Zaenal menyampaikan sambutan dan ucapan selamat kepada prodi D4 K3 FK UNS dalam rangka syukuran atas hasil reakreditasi BAN-PT mendapat B meski terpaut 8 poin untuk menjadi A. Dari petuah tersebut kami memakai logo/lambang ’’Sayap’’ SCAT12MA yang mana dengan ’’Sayap’’ tersebut kami akan terbang mengarungi samudera angkasa biru yang luasnya tak cukup hanya dilihat dengan satu tempat saja, melainkan perlu dijelajahi agar pesona awan dan dataran di bumi yang diciptakan oleh yang Maha Kuasa dapat kita nikmati untuk mengucapkan syukur ’’MasyaAllah, syukur Alhamdulillah’’ karena pemandangan ini begitu luar biasa keelokkan dan keindahannya J.

Guys, sejujurnya kalau boleh bilang masa paling mengesankan bagi saya adalah di perkuliahan dan masa SMP (SMA tidak begitu meski menyimpan carita tersendiri bagi seorang manusia biasa seperti saya). Ya, di dunia perkuliahan ini banyak pengalaman yang saya dapatkan mulai dari ilmu organisasi, menjalin komunikasi (humjar), begitu memahami arti sebuah Keluarga, pentingnya kedua orang tua saya bagi hidup saya disamping Sang Pencipta Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya, bertemu dengan orang yang luar biasa yang mana ini sebuah garis takdir yang turut mewarnai perjalanan hidup saya (keluarga baru, Bapak, Ibu, adik-adik dari sebuah ikatan yang tak tahu dari mana awalnya menjadi sebuah keluarga yang InsyaAllah semoga mereka senantiasa dijaga, diberi lindungan, kesehatan oleh Allah Ta’ala juga), bertemu dengan mahasiswa hebat dari delegasi anggota FULDFK se Indonesia, memiliki banyak keluarga (adik-kakak) yang keren, luar biasa, dan prestatif, bertemu praktisi serta dosen yang luar biasa juga. Terlepas itu semua, meski bagi sebagian orang menganggapnya biasa saja, akan tetapi, bagi seorang manusia biasa seperti saya merupakan pengalaman yang berkesan, melukiskan kenangan akan kisah yang bisa saya ceritakan ke anak dan istri kelak.

Intinya mereka semua, teman-teman mahasiswa D4 K3 FK UNS 2012 yang dikenal dengan SCAT12MA dengan Sayap sang Garuda adalah keluarga ke sekian kalinya yang juga berharga dalam hati saya secara khususnya dan seluruh angkatan dan jajaran D4 K3 UNS adalah salah satu yang berharga, ’’Mereka semua adalah orang-orang yang turut mengisi -Lubang di Hati- sesuai jargon SCAT12MA Karena Kita/Kami semua Keluarga’’. Sedangkan beribu kisah tercipta adalah sebuah pengalaman, yang mana saya sendiri juga sulit untuk menuliskannya. Karena Kami adalah Keluarga ’’SCAT12MA-K3 2012’’ semoga kalian (teman-teman saya), keluarga saya ini menjadi lulusan yang bermanfaat bagi umat, bagi diri sendiri, bagi keluarga, bagi almamater, bagi Bangsa Indonesia, dan bagi agama. Semoga kita semua menjadi lulusan yang hebat dan menghebatkan orang lain, yang manfaat dan memberi manfaat kepada orang lain, yang kaya dan mengkayakan orang lain, yang memiliki pesona dan mempesonakan orang lain.

Semoga Allah Azza wa Jalla senantiasa memberi kemudahan, kekuatan, keselamatan dunia akhirat, kesehatan kepada kita semua dalam beribadah kepada-Nya dan meraih apa yang kita cita-citakan maupun kita inginkan. Aamiin.

Salam Safety…!

’’SCAT12MA – Karena Kita Keluarga-’’

 Fauzi Jatmiko

Jum’at Pagi, 9 Januari 2015, 5:47

Guest House Permata Semarang

Bismillah..

Sekedar pemberitahuan, untuk pelajaran Pesantren Mahasiswa al-Furqon insyaAllah akan dimulai besok Senin, tanggal 1 September 2014 pada pukul 16.00 WIB s/d selesai bersama al-Ustadz Said Yai Ardiansyah, Lc., MA.yang akan membahas Kitab al-Mulaqos al-Fiqhi karya Syaikh Saleh Al-Fawzan hafizhahullahu ta’ala wa ra’ah (anggota al-Lajnah ad-Daimah dan Hai’ah Kibarul Ulama).

Maka dari itu ajak teman-teman yang lain, pesantren mahasiswa ini hanya penamaan saja, jadi tidak terikat seperti pondok pesantren. Juga terbuka untuk umum, tidak terbatas kalangan mahasiswa dari UNS maupun yang selainnya.

Untuk tempatnya, yang putra di masjid al-Furqon sedangkan yang putri di TK al-Furqon (sebelah selatan masjid). Jadi tidak akan saling berpapasan antara putra dan putri.

Kemudian info yang lain, hari ini Ahad tanggal 31 Agustus 2014 ada kajian bulanan bersama al-Ustadz Abu Izzi Masmu’in pukul 09.00 WIB pagi s/d selesai bertempat sama, di masjid al-Furqon Kampung Kentingan Baru.

View on Path

Call for Paper Seminar Nasional K3 FK UNS 2014

Sub Tema Makalah
-Budaya K3
-Kesehatan Kerja
-Keselamatan Kerja
-Ergonomi
-Sistem Manajemen K3
-Teknik pengendalian kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Ketentuan Makalah
-Paper orisinil (belum pernah diterbitkan) bisa berupa artikel
hasil penelitian atau artikel ilmiah
-Maksimal abstract 200-300 kata (diketik italic, font Times New
Roman 12 berbahasa Indonesia dan Inggris) Kata kunci 3 – 4 kata.
-Ditulis dalam format file .doc, font Times New Roman 12
-Sertakan: Judul, Nama Penulis, No. HP, Email, Lembaga
-Info lebih lanjut kunjungi: www.d4k3.fk.uns.ac.id
Deadline
-Batas Pengumpulan Abstrak: 18 Agustus 2014
-Pengumuman Hasil Seleksi Abstrak: 20 Agustus 2014
Abstrak dan makalah dikirim ke alamat e-mail: d4k3@fk.uns.ac.id
Biaya seminar (pemakalah):
-Satu judul makalah : Rp 350.000,00
-Penambahan per makalah : Rp 50.000,00
-Biaya buku prosiding : Rp 100.000,00
cop 2

Seminar Nasional K3 FK UNS 2014

Bismillah,
D4 K3 FK UNS Present:
Seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) UNS 2014 dengan tema “Pemantapan Masyarakat Menuju Indonesia Berbudaya K3 Indonesia 2015”.
Hari Sabtu, 30 Agustus 2014 di Hotel Sahid Jaya Solo Jl. Gadjah Mada No. 82, Solo, Jateng.
Pembicara:
  1. Prof. Santoso, dr. MS., Sp.OK (Ketua Pengembangan Akademik D4 K3 dan D3 Hyperkes FK UNS) akan menyampaikan materi “Budaya K3”
  2. Dr. Dewi Rahayu, drg. M.Kes (Pusat K3 Kemenakertrans RI) akan menyampaikan materi “Standar Profesi K3”
  3. Muchtaruddin, dr., MS., Sp.OK (Direktur Bina Kesehatan dan Olahraga Kemenkes RI) akan menyampaikan materi “K3 Rumah Sakit”
  4. Elisa Moetiara (HSE Engineer and Advisor Process PT. Chevron Pacivic Indonesia) akan menyampaikan materi “Budaya Keselamatan Kerja dengan Penguatan Perilaku yang Positif”
  5. Johannes Simanjuntak, SKM., M.Kes (Head of HSE and Risk Management PT. Cipta Kridatama) akan menyampaikan materi “Safety Awareness di Pertambangan”
  6. PT. Badak LNG akan menyampaikan materi “HSE di PT. Badak LNG”
  7. Sayidi Hadiputro, dr., Sp.KL (Mantan Dirut PT. Pertamina) akan menyampaikan materi “K3 Maritim”
HTM:
D3/D4/S1: 120K
S2/S3: 175K
Umum/Perusahaan/Mitra: 200K
*Pendaftaran dikenakan biaya tambahan Rp. 25.000,- setelah tanggal 25 Agustus 2014.
Pembayaran melalui Rekening:
BNI 0116986332 a.n Vitry Widyaningsih
dan BCA 8265897777 a.n Khotijah
Bukti Pembayaran dikirim Via Email:
d4k3@fk.uns.ac.id paling lambat 25 Agustus 2014
 
Contact Person:
085799109146 (Ayu)
085647460470 (Ica)
More Info:
Fb: Semnas K3 FK UNS 2014
Tt: @semnask3uns2014
Website: d4k3.fk.uns.ac.id

 

Semnas K3 FK UNS 2014

 

Bidikmisi: Diploma Juga Bisa…

1903984_784243964938260_2140733013_nGuys, tulisan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya. Postingan ini saya beri judul “Bidikmisi: Diploma Juga Bisa…” Kenapa saya memakai judul ini? Karena dari kebanyakan info dari calon mahasiswa baru (MaRu) yang dulu sempat saya sosialisaikan mengenai bidikmisi ini, kebanyakan sekolah hanya sedikit yang mau membantu memberikan informasi (karena kurangnya informasi) kepada siswa kelas XII mengenai Bidikmisi untuk diploma. Kebanyakan dari pihak sekolah tahunya hanya untuk “Sarjana” saja. (Saya mengetahui akan informasi ini, sakitnya tuh disini). :-D

Lanjut Guys, postingan ini murni dari pengalaman saya selaku mahasiswa diploma yang menerima bidikmisi. Memang pada dasarnya sejak SMA-pun kebanyakan yang mendaftar untuk siswa yang daftar Perguruan Tinggi dengan program studi Strata 1. Dan yang pasti sedikit sekali yang tahu bahwa diploma juga bisa ikut/memperoleh bidikmisi baik di politeknik maupun di sekolah vokasi perguruan tinggi tertentu.

Lanjut lagi Guys, ini postingan dari pengalaman saya untuk mendaftar bidikmisi di Universitas Sebelas Maret versi saya (yang pernah saya alami). Saat dinyatakan diterima melalui jalur UMB-PT malamnya (Kamis dini hari) ke esokkan harinya saya langsung daftar/Registrasi online di warnet sekaligus mendownload pengumuman mekanisme ondesk dan daftar ulang serta rincian pembayaran. Emang bingung juga bayar pertama kali harus uang gedung (termasuk spp, dll) sebesar 7,5 juta. Uang dari mana pikirku. Sempat pikiranku kesana kemari, dan saya bolak balik ke Solo untuk menanyakan/mencari informasi. Karena memang dari awal saya tahu kondisi keuangan keluarga kalau begini orang tua akan sulit/terbebani dengan uang kuliah maka awal SNMPTN Utul saya mendaftar bidikmisi dan qodarullah memang belum rejeki saya waktu itu, maka untuk hari ini harus saya lanjutkan. Tanya dengan alumni yang dari D3 TI tentang dimana mengurus beasiswa akhirnya saya menemukan tempatnya yaitu MAWA Pusat UNS (Pusatnya Administrasi Kemahasiswaan UNS). Sekitar jam 14.00 (2 siang) saya memberanikan diri (seorang diri tak ada yang menemani pokoknya nekat) menemui Pak Joko Mawa untuk mendaftarkan diri dalam program beasiswa bidikmisi uns. Alhamdulillah beliau sangat ramah, setelah bicara ngalor-ngidul kesana-kemari saya di beri formulir bidikmisi sama seperti pada saat SMA. Memang sebelumnya saya menunjukkan data bidikmisi saya dulu (Eits, tapi yang pada waktu SMA belum mendaftar bidikmisi dan udah keterima di UNS bisa juga mendaftar manual via MAWA Pusat UNS ini). Saya menjelaskan kepada beliau bahwa saya diterima di D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Tapi beliau mengetahuinya D4 Kesehatan Kerja).

Hari jumat/keesokkan harinya saya menyerahkan formulir beserta data lengkap kepihak MAWA UNS (foto rumah, foto keluarga, piagam-piagam, dll). Saking polosnya saya bertanya kepada Pak Joko, “Ini nanti pengumumannya kapan pak? Apakah saya nanti langsung diterima?”. Beliau menjawab, “Ya nanti dilihat aja mas, nanti ada pengumuman kok, yang jelas dari sekian pendaftar bakal kami seleksi dahulu siapa yang pantas mendapatkan beasiswa bidikmisi ini (beliau sambil menunjuk tumpukan map berisi data teman-teman pendaftar lainnya).” Saya menjawab, “Hmmt, iya pak.”

Keluar dari kantor MAWA UNS, saya diliputi kegalauan akan pembayaran yang harus di bayarkan sewaktu ondesk nanti, sedangkan pengumuman bidikmisi uns ini masih belum jelas. Akhirnya saya kepikiran buat tanya teman saya terkait dengan keringanan biaya, ternyata dia membalas bahwa tidak ada keringanan biaya terkait dengan pembayaran yang saya tanyakan tersebut, adanya penundaan pembayaran dan tempat untuk mengurus tersebut dibagian pendidikan uns dekat gedung SPMB UNS dekat dengan gerbang depan UNS. Disana saya menanyakan akan masalah keringanan ini, akhirnya saya disetujui untuk mendapatkan keringanan dengan membuat pernyataan bahwa belum mampu membayar rincian uang untuk ondesk. Alhamdulillah uang gedhung sejumlah 5 juta bisa ditunda selama 3 bulan dan uang spp, dll harus dibayar sewaktu ondesk sebesar 2,5 juta. Saya membuat pernyataan dengan tanda tangan orang tua beserta materai 6000.

Alhamdulillah, masih sangat lekat diingatan saya kala itu, tepatnya hari jumat jam 8 pagi, dari rumah saya sudah membawa uang 2 juta kala itu, dan ketika saya mau menuju bank BTN, saya berniat untuk memastikan apakah pin bidikmisi saya sudah keluar apa belum. Dan ternyata Alhamdulillah, berkah bulan ramadhan yang selanjutnya adalah Saya memperoleh PIN Bidikmisi yang artinya kalau itu jaman saya 2012 sudah bisa dipastikan Insya Allah diterima bidikmisi. Akhirnya, berkasnya saya cetak dan saya tidak jadi membayar di bank, dan bisa melakukan ondesk dengan pin bidikmisi tanpa di pungut biaya sepeserpun. Alhamdulillah.

Oke Guys, beberapa saran di bawah ini bisa dimanfaatkan oleh MaRu Diploma untuk melakukan usaha mendaftar beasiswa bidikmisi untuk kamu yang LAYAK dan BERHAK mendapatkan beasiswa tersebut sesuai persyaratan dari Dikti/Penyelenggara Bidikmisi. Berikut sarannya:

  1. Sudah ketrima di salah satu program diploma UNS

  2. Segera mencari informasi jauh-jauh hari atau segra saja tanyakan kepada mahasiswa diploma uns yang tahu laur mendaftar bidikmisi UNS. Atau bisa join ke grup FB Komunitas Bidikmisi Sebelas Maret (Komadiksi Smart) dan add pertemanan dengan Komadiksi Smart ini. Karena ini merupakan grup dan akun yang didalamnya ada kumpulan mahasiswa UNS (baik strata 1 maupun diploma) yang mendapat beasiswa Bidikmisi ini).

  3. Persiapkan data-data/berkas-berkas bidikmisi. Kalau yang sebelumnya udah daftar tahu dong, yang belum ya rajin search di internet. Klik Bidikmisi.

  4. Datang ke MAWA UNS (dekat Student Center gerbang belakang atau belakang masjid Nurul Huda UNS). Menemui Pak Joko atau pihak kantor MAWA tersebut untuk mendaftar bidikmisi. Biasanya beliau nanti akan menanyakan ini itu sekaligus memberikan arahan terkait dengan Bidikmisi yang kalian coba daftari.

  5. Kalau sudah dapat formulir segera isi dengan data-data yang valid tidak perlu PENCITRAAN/PEMBOHONGAN segala, isi apa adanya, kalau kalian dari keluarga yang sesuai dengan syarat bidikmisi maka insya Allah akan diberi jalan agar diri kalian diterima di Bidikmisi UNS. Jangan merekayasa data karena bakal disurvey dan bila kalian terbukti berbohong bakal langsung di Banned (dilarang untuk mengajukan beasiswa).

  6. Kemudian data-data/formulir/berkas yang sudah disiapkan di kumpulkan kembali ke MAWA UNS/Pak Joko.

  7. Selama masa menunggu, bakal ada survey terkait kondisi rumah dan keluarga kalian. Please yang jujur saja dalam mengisi/mempersiapkan data-data waktu kalian mendaftar ya.

  8. Kalau anda dapat pin Bidikmisi UNS insya Allah kemungkinan besar diterima (pengalaman saya) tapi juga bisa jadi karena seleksi dan ada yang lebih berhak dan pantas menerima Bidikmisi bisa jadi kalian meski mendapat pin akan tergeser tidak mendapatkan beasiswa bidikmisi UNS ini.

  9. Yang terakhir dari saran saya adalah ketika usaha dan ikhtiar sudah dilakukan kesana-kemari, banting sana-sini, dan pundak juga tersedia untuk bersandar. Jangan lupa meski hanya 5 % atau 0,001 % masih ada lantai yang tersedia dan harus kalian lakukan untuk berDOA agar diberi kelancaran dan kemudahan agar diterima beasiswa Bidikmisi ini, serta Jangan lupa meminta Doa dari kedua orang tua kalian. :-)

Hehehe, mungkin diatas saran saya agak GaJe (Gak Jelas) mohon maaf, karena itu dulu pengalaman saya. Saya mendaftar bidikmisi UNS tanpa ada informasi/minim informasi bahwa Diploma UNS bisa untuk mendapatkan Bidikmisi. Dan saya hanya salah satu orang yang beruntung dan karena nekat karena harus dapat beasiswa Bidikmisi karena saya dari keluarga pas-pasan agar dapat membantu meringankan beban kedua orang tua saya yang sudah menginjak masa tua. Dan ada nice quote’s dari seorang bapak yang anaknya juga mendapat beasiswa ini (2 anaknya, satu ITB dan satunya Diploma TI UNS) bahwasannya

“Pendidikan adalah hak semua warga negara Indonesia, baik itu dari golongan konglongmerat sampai konglongmlarat (miskin/kurang mampu).”

Sekian tulisan dari saya ini Guys, kalau banyak salah saya mohon maaf, saya tahu saya tidak pandai menulis, saya hanya bisa menulis seadanya saja. Apabila tulisan ini bermanfaat semoga mampu memberikan kemashlahatan/kemanfaatan yang banyak bagi yang membacanya. Aamiin.

Selesai ditulis oleh:

Fauzi Jatmiko | Ramadhan ke – 9 tahun 1435 H |Selasa, 08 Juli 2014 | 09.52

@ Perum Puma, Cikarang Baru.

Ramadhan di Perantauan

Bismillahi,

Ramadan wallpapers 1435hAlhamdulillahi kita dapat berjumpa lagi di Ramadhan tahun ini. Memang rasanya baru kemarin kita meninggalkan bulan yang penuh berkah dan tadi malam rasanya kita berjumpa kembali dengan bulan yang penuh kemenangan ini. Tak lupa saya mengucapkan selamat bagi umat muslim yang telah melalui puasa ke empat berjalan menuju lima di Ramadhan ini (awal Ramadhan mengikuti Pemerintah) dan umat muslim yang telah melalui puasa ke lima menuju enam (mengikuti ormas Muhammadiyah) semoga ibadah puasa kita di terima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak menjadikan puasa kita sia – sia hanya mendapat lapar dan haus saja. Aamiin.

Ramadhan kali ini, saya merasakan perbedaan dengan ramadhan sebelum-sebelumnya. Ini murni bukan karena atmosfir copras – capres atau piala dunia yang rame pemberitaannya bahkan sampai jadi tranding topik di dunia maya dengan segala macam campaign (black, white, positive and negative campaign) akan tetapi ramadhan kali ini saya berada jauh dengan orang tua.

Meski saya kuliah ngekos di Solo akan tetapi Ramadhan selalu bolak balik ke rumah untuk menikmati santap buka dan sahur bareng orang tua. Kalau di rumah, tiap sore mah selalu ramai dengan adik – adik TPA di mesjid Al Mu’min dekat rumah memang saya selalu menyempatkan hadir di masjid untuk mengajar adik – adik TPA meski beberapa kali saya sempat bolong karena bolak – balik Weru – Solo ternyata melelahkan dan sesampainya di rumah sudah menjelang maghrib. Ahh, sudahlah itu kenangan Ramadhan tahun lalu yang saya rasakan begitu cepat.
Kini jauh berbeda lagi dengan keadaan tahun lalu, masih bersyukur kemarin bisa ikut mengajar TPA di rumah akan tetapi untuk sekarang ini saya melaluinya di perantauan. Yap, keputusan pergi ke Jakarta memang mendekati awal puasa dan akhirnya memang resiko melalui awal Puasa di Cikarang. Ramadhan kali ini memang tak terlupakan, saya baru merasakan sholat tarawih 21 rekaat di sini karena memang di Kampung saya tarawih memilih 11 rekaat termasuk di dalamnya witir 3 rekaat dengan sistem 4 4 3. Sedang tarawih di Cikarang ini menggunakan sistem 2 rekaat salam dan witir 1 rekaat.
Memang pengalaman di perantauan ini sangat menyenangkan. Dan rasanya baru kali ini saya merasakan tarawih di taman karena masjid dan pinggiran masjid sudah penuh dengan para jamaah sholat tarawih entah itu Bapak, Ibu, Adik – adik laki – laki ataupun perempuan. Sungguh ini pemandangan menarik perhatiaan saya, saya pikir ini luar biasa. Akan tetapi, rasa miris juga timbul di dalam hati karena banyaknya para pengendara yang lalu lalang selama kami melakukan ibadah sholat tarawih entah itu laki – laki maupun perempuan padahal mereka muslim. Sangat disanyangkan ternyata mereka tidak ikut berjamaah sholat tarawih di masjid.
Huhu, suasana awal ramadhan yang berbeda ini membuat saya kangen dengan suasana Ramdhan di rumah. Riuh adik – adik TPA yang sering saya jumpai di masjid kini merasuki pikiran saya. Meski di sana sudah ada orang yang bisa di handalkan untuk menghandle adik – adik selama TPA berlangsung akan tetapi menjadikan diri saya nggak enak untuk meninggalkan mereka. Riuh ramai ketika TPA berlangsung, adik – adik yang kadang nurut kadang bandel ketika di beri pengajaran. Ya, kini setiap sorenya tidak saya jumpai untuk beberapa minggu ke depan. Salam dari saya untuk adik – adik dukuh Tunggul tercinta. Dan yang paling saya suka setiap Ramadhan adalah semangat dari generasi muda muslim yang berbondong – bondong ke masjid untuk TPA dan mendapatkan ta’jil atau dzaburan. Ahahaha, saya dulu juga begitu dan pernah mengalaminya. :-D
Semoga Ramadhan 1435 H ini berjalan lancar, kita senantiasa di beri kesehatan dan kekuatan iman untuk melaluinya. Agar gelar dari sebuah pendidikan Ramadhan ini menjadikan kita sebagai manusia muslim yang bertaqwa dan lebih meningkatkan amalan – amalan kebaikkan setelah ramadhan usai.
 
Saya Fauzi Jatmiko selaku admin dan pemilik Blog ini mengucapkan “Selamat menunaikan Ibadah Puasa, Ramadhan 1435 H / 2014″
|| 10.32 | Cikarang baru, Perum Puma | 03/07/2014 | Ramadhan 1435 H | 2014