Antara K3 dan Hiperkes

Apa sih bedanya K3 dengan Hyperkes???

KeepOHS
Hehe, nah pertanyaan itu biasanya datang dari alam bawah sadarku dan kadang kala datang dari temen-temen yang lain dari prodi lain. Ya, biasanya temen-temen tanya kepadaku soal pertanyaan itu karena aku sendiri adalah mahasiswa D4-K3 FK UNS. Meski aku masih awam untuk menjawab pertanyaan itu, dan meski kadang kala aku tidak percaya dengan jawabanku sendiri. Tapi sejak kamis kemarin, aku yakin ternyata jawaban yang coba aku sampaikan kepada teman-teman selama ini tidak salah kok…hehehe….
Nah, mungkin aku akan mencoba menjawab pertanyaan diatas yang juga sebagai judul artikel yang aku buat ini.
Perbedaan antara K3 dengan hyperkes bisa dilihat

dari berbagai macam sudut pandang. Banyak orang yang tidak tahu tentang prodi K3, namun orang lain mengatakan โ€œK3 itu hyperkes ya mas/mbak ?โ€ Pertanyaan ini tidak salah dan juga tidak benar namun untuk ukuran orang awam tidak apa-apalah. Hehehe…
Kalau di lihat dari segi ilmu yang di pelajari antara K3 dengan Hyperkes tidak jauh beda. Yang beda itu, Hyperkes adalah program diploma 3 yaitu nanti lulus sebagai Ahli Madya (Amd), sedangkan K3 adalah diploma 4 (setara S1) yang nanti pada saat lulus bergelar Sarjana Sains Terapan (SST). Untuk D3 Hyperkes tidak ada materi tentang manajemen karena memang lulusan D3 orientasinya bukan sebagai pemimpin atau leader namun sebagai pekerja (supervisor). Sedangkan D4 K3 terdapat materi kuliah manajemen karena memang lulusan D4 di orientasikan sebagai leader yang bisa memimpin pekerja atau mitra kerja dibawahnya.
Lalu dari segi gelar atau pengakuan menurut sistem kerja baik secara nasional dan internasional yaitu, untuk lulusan D3 Hyperkes nanti setelah lulus dan mendapat sertifikasi akan bergelar sebagai Pengawas K3 (Safety Officer), sedangkan lulusan D4 K3 nanti setelah lulus dan mendapat sertifikasi baik dari kemenakertrans dan atau kemenkes akan bergelar sebagai Ahli K3 (Safety Professional).
Dari segi berdirinya, D3 Hyperkes telah lama terbentuk yakni pada tahun 1984 cukup lama dan lumayan berumur, sedangkan D4 K3 baru tahun 2011 kemarin namun sebelum terbit nama K3 pada tahun 2005 prodi dengan nama Kesehatan Kerjalah yang terbentuk. Nah, dari segi umur K3 FK UNS masih baru dan sedang merintis kejayaan untuk masa mendatang. Sehingga tidak heran nama Hyperkes yang terkenal di mata orang-orang. Namun, itu bukan menjadi sebuah problema yang berarti buat kami selaku mahasiswa K3. Karena apa ? karena kami yakin dan optimis bahwa pada tahun 2012 saja seluruh industri baik sektor formal maupun informal sedang berusaha menggalakan K3 atau sistem manajemen K3 (SMK3) dalam rangka menyongsong Indonesia Berbudaya K3 tahun 2015.
InsyaAllah seiring berjalannya waktu prodi D4-K3 FK UNS akan banyak diketahui oleh kalayak ramai dan ikut diperhitungkan dalam kancah industri sektor formal maupun informal, ikut menyelenggarakan dan membangun budaya K3 di Indonesia bersama rival-rivalnya yang telah lama mencuri start untuk berdiri seperti FKM UI, FKM UNDIP, Binawan, Unair, UGM, dan ITS.
Kami yakin dan optimis selaku mahasiswa D4-K3 FK UNS pasti akan sukses. Tidak ada yang sulit karena kita selalu berusaha untuk sukses, tidak ada yang tidak mungkin karena kita hidup didunia dan Allah Taโ€™ala senantiasa menyertai kami. Dan semoga proses reakreditasi untuk program D4-K3 FK UNS berjalan lancar dan memperoleh hasil yang di harapkan untuk bersaing di kancah pendidikan di Indonesia ini. Aaminn…

Selesai ditulis : Fauzi Jatmiko
Surakarta, 27/11/2012, 5:01 di Kosan tercinta, Surakarta, Indonesia.

9 thoughts on “Antara K3 dan Hiperkes

  1. om, mau tanya, bukannya supervisior itu juga pimpinan om ? coba deh check lg๐Ÿ˜€

  2. oh ya dink sri, betul. tp mentok disitu kecuali ada pengalaman lebih/kasta pendidikannya naik. beda lagi dengan S1/D4 bisa mencapai manajer,

  3. wah..makasih atas infonya,,sangat bermanfaat..kebetulan sekali saya sedang bingung antara K3 dan Hiperkes

  4. bedanya k3 dgn teknik k3 itu apa? peluangnya kerjanya bsr mana?

    • *peluang kerjanya

    • Kalau K3 yg kami pelajari adalah mengenai keselamatan dan kesehatan kerja pekerjanya (human) itu mengapa kami berada di bawah naungan FK. Sedangkan TK3 di ppns lebih ke arah keselamatan kerja ke teknikan/engineeringnya.
      Untuk peluang kerja ุงูู†ู’ ุดูŽุข ุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู sama2 besar. Untuk K3 uns ุงู ู†ู’ ุดูŽุข ุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู jg bekerja sama dg kemenkes terkait dengan K3 Rumah sakit.

  5. Apakah akreditasi jurusan itu berpengaruh? Bisa diceritakan sedikit gambaran tentang apa saja yang dipelajati di K3 itu? Trimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s