Bidikmisi: Diploma Juga Bisa…

1903984_784243964938260_2140733013_nGuys, tulisan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya. Postingan ini saya beri judul “Bidikmisi: Diploma Juga Bisa…” Kenapa saya memakai judul ini? Karena dari kebanyakan info dari calon mahasiswa baru (MaRu) yang dulu sempat saya sosialisaikan mengenai bidikmisi ini, kebanyakan sekolah hanya sedikit yang mau membantu memberikan informasi (karena kurangnya informasi) kepada siswa kelas XII mengenai Bidikmisi untuk diploma.

Kebanyakan dari pihak sekolah tahunya hanya untuk “Sarjana” saja. (Saya mengetahui akan informasi ini, sakitnya tuh disini).😀

Lanjut Guys, postingan ini murni dari pengalaman saya selaku mahasiswa diploma yang menerima bidikmisi. Memang pada dasarnya sejak SMA-pun kebanyakan yang mendaftar untuk siswa yang daftar Perguruan Tinggi dengan program studi Strata 1. Dan yang pasti sedikit sekali yang tahu bahwa diploma juga bisa ikut/memperoleh bidikmisi baik di politeknik maupun di sekolah vokasi perguruan tinggi tertentu.

Lanjut lagi Guys, ini postingan dari pengalaman saya untuk mendaftar bidikmisi di Universitas Sebelas Maret versi saya (yang pernah saya alami). Saat dinyatakan diterima melalui jalur UMB-PT malamnya (Kamis dini hari) ke esokkan harinya saya langsung daftar/Registrasi online di warnet sekaligus mendownload pengumuman mekanisme ondesk dan daftar ulang serta rincian pembayaran. Emang bingung juga bayar pertama kali harus uang gedung (termasuk spp, dll) sebesar 7,5 juta. Uang dari mana pikirku. Sempat pikiranku kesana kemari, dan saya bolak balik ke Solo untuk menanyakan/mencari informasi. Karena memang dari awal saya tahu kondisi keuangan keluarga kalau begini orang tua akan sulit/terbebani dengan uang kuliah maka awal SNMPTN Utul saya mendaftar bidikmisi dan qodarullah memang belum rejeki saya waktu itu, maka untuk hari ini harus saya lanjutkan. Tanya dengan alumni yang dari D3 TI tentang dimana mengurus beasiswa akhirnya saya menemukan tempatnya yaitu MAWA Pusat UNS (Pusatnya Administrasi Kemahasiswaan UNS). Sekitar jam 14.00 (2 siang) saya memberanikan diri (seorang diri tak ada yang menemani pokoknya nekat) menemui Pak Joko Mawa untuk mendaftarkan diri dalam program beasiswa bidikmisi uns. Alhamdulillah beliau sangat ramah, setelah bicara ngalor-ngidul kesana-kemari saya di beri formulir bidikmisi sama seperti pada saat SMA. Memang sebelumnya saya menunjukkan data bidikmisi saya dulu (Eits, tapi yang pada waktu SMA belum mendaftar bidikmisi dan udah keterima di UNS bisa juga mendaftar manual via MAWA Pusat UNS ini). Saya menjelaskan kepada beliau bahwa saya diterima di D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Tapi beliau mengetahuinya D4 Kesehatan Kerja).

Hari jumat/keesokkan harinya saya menyerahkan formulir beserta data lengkap kepihak MAWA UNS (foto rumah, foto keluarga, piagam-piagam, dll). Saking polosnya saya bertanya kepada Pak Joko, “Ini nanti pengumumannya kapan pak? Apakah saya nanti langsung diterima?”. Beliau menjawab, “Ya nanti dilihat aja mas, nanti ada pengumuman kok, yang jelas dari sekian pendaftar bakal kami seleksi dahulu siapa yang pantas mendapatkan beasiswa bidikmisi ini (beliau sambil menunjuk tumpukan map berisi data teman-teman pendaftar lainnya).” Saya menjawab, “Hmmt, iya pak.”

Keluar dari kantor MAWA UNS, saya diliputi kegalauan akan pembayaran yang harus di bayarkan sewaktu ondesk nanti, sedangkan pengumuman bidikmisi uns ini masih belum jelas. Akhirnya saya kepikiran buat tanya teman saya terkait dengan keringanan biaya, ternyata dia membalas bahwa tidak ada keringanan biaya terkait dengan pembayaran yang saya tanyakan tersebut, adanya penundaan pembayaran dan tempat untuk mengurus tersebut dibagian pendidikan uns dekat gedung SPMB UNS dekat dengan gerbang depan UNS. Disana saya menanyakan akan masalah keringanan ini, akhirnya saya disetujui untuk mendapatkan keringanan dengan membuat pernyataan bahwa belum mampu membayar rincian uang untuk ondesk. Alhamdulillah uang gedhung sejumlah 5 juta bisa ditunda selama 3 bulan dan uang spp, dll harus dibayar sewaktu ondesk sebesar 2,5 juta. Saya membuat pernyataan dengan tanda tangan orang tua beserta materai 6000.

Alhamdulillah, masih sangat lekat diingatan saya kala itu, tepatnya hari jumat jam 8 pagi, dari rumah saya sudah membawa uang 2 juta kala itu, dan ketika saya mau menuju bank BTN, saya berniat untuk memastikan apakah pin bidikmisi saya sudah keluar apa belum. Dan ternyata Alhamdulillah, berkah bulan ramadhan yang selanjutnya adalah Saya memperoleh PIN Bidikmisi yang artinya kalau itu jaman saya 2012 sudah bisa dipastikan Insya Allah diterima bidikmisi. Akhirnya, berkasnya saya cetak dan saya tidak jadi membayar di bank, dan bisa melakukan ondesk dengan pin bidikmisi tanpa di pungut biaya sepeserpun. Alhamdulillah.

Oke Guys, beberapa saran di bawah ini bisa dimanfaatkan oleh MaRu Diploma untuk melakukan usaha mendaftar beasiswa bidikmisi untuk kamu yang LAYAK dan BERHAK mendapatkan beasiswa tersebut sesuai persyaratan dari Dikti/Penyelenggara Bidikmisi. Berikut sarannya:

  1. Sudah ketrima di salah satu program diploma UNS

  2. Segera mencari informasi jauh-jauh hari atau segra saja tanyakan kepada mahasiswa diploma uns yang tahu laur mendaftar bidikmisi UNS. Atau bisa join ke grup FB Komunitas Bidikmisi Sebelas Maret (Komadiksi Smart) dan add pertemanan dengan Komadiksi Smart ini. Karena ini merupakan grup dan akun yang didalamnya ada kumpulan mahasiswa UNS (baik strata 1 maupun diploma) yang mendapat beasiswa Bidikmisi ini).

  3. Persiapkan data-data/berkas-berkas bidikmisi. Kalau yang sebelumnya udah daftar tahu dong, yang belum ya rajin search di internet. Klik Bidikmisi.

  4. Datang ke MAWA UNS (dekat Student Center gerbang belakang atau belakang masjid Nurul Huda UNS). Menemui Pak Joko atau pihak kantor MAWA tersebut untuk mendaftar bidikmisi. Biasanya beliau nanti akan menanyakan ini itu sekaligus memberikan arahan terkait dengan Bidikmisi yang kalian coba daftari.

  5. Kalau sudah dapat formulir segera isi dengan data-data yang valid tidak perlu PENCITRAAN/PEMBOHONGAN segala, isi apa adanya, kalau kalian dari keluarga yang sesuai dengan syarat bidikmisi maka insya Allah akan diberi jalan agar diri kalian diterima di Bidikmisi UNS. Jangan merekayasa data karena bakal disurvey dan bila kalian terbukti berbohong bakal langsung di Banned (dilarang untuk mengajukan beasiswa).

  6. Kemudian data-data/formulir/berkas yang sudah disiapkan di kumpulkan kembali ke MAWA UNS/Pak Joko.

  7. Selama masa menunggu, bakal ada survey terkait kondisi rumah dan keluarga kalian. Please yang jujur saja dalam mengisi/mempersiapkan data-data waktu kalian mendaftar ya.

  8. Kalau anda dapat pin Bidikmisi UNS insya Allah kemungkinan besar diterima (pengalaman saya) tapi juga bisa jadi karena seleksi dan ada yang lebih berhak dan pantas menerima Bidikmisi bisa jadi kalian meski mendapat pin akan tergeser tidak mendapatkan beasiswa bidikmisi UNS ini.

  9. Yang terakhir dari saran saya adalah ketika usaha dan ikhtiar sudah dilakukan kesana-kemari, banting sana-sini, dan pundak juga tersedia untuk bersandar. Jangan lupa meski hanya 5 % atau 0,001 % masih ada lantai yang tersedia dan harus kalian lakukan untuk berDOA agar diberi kelancaran dan kemudahan agar diterima beasiswa Bidikmisi ini, serta Jangan lupa meminta Doa dari kedua orang tua kalian.🙂

Hehehe, mungkin diatas saran saya agak GaJe (Gak Jelas) mohon maaf, karena itu dulu pengalaman saya. Saya mendaftar bidikmisi UNS tanpa ada informasi/minim informasi bahwa Diploma UNS bisa untuk mendapatkan Bidikmisi. Dan saya hanya salah satu orang yang beruntung dan karena nekat karena harus dapat beasiswa Bidikmisi karena saya dari keluarga pas-pasan agar dapat membantu meringankan beban kedua orang tua saya yang sudah menginjak masa tua. Dan ada nice quote’s dari seorang bapak yang anaknya juga mendapat beasiswa ini (2 anaknya, satu ITB dan satunya Diploma TI UNS) bahwasannya

“Pendidikan adalah hak semua warga negara Indonesia, baik itu dari golongan konglongmerat sampai konglongmlarat (miskin/kurang mampu).”

Sekian tulisan dari saya ini Guys, kalau banyak salah saya mohon maaf, saya tahu saya tidak pandai menulis, saya hanya bisa menulis seadanya saja. Apabila tulisan ini bermanfaat semoga mampu memberikan kemashlahatan/kemanfaatan yang banyak bagi yang membacanya. Aamiin.

Selesai ditulis oleh:

Fauzi Jatmiko | Ramadhan ke – 9 tahun 1435 H |Selasa, 08 Juli 2014 | 09.52

@ Perum Puma, Cikarang Baru.

6 thoughts on “Bidikmisi: Diploma Juga Bisa…

  1. entah kenapa aku tidak sedewasa kamu jik *terharu

  2. Kak, sy jg salah satu pengaju bidikmisi . Untuk uns d3 , kan ada pembayaran uang pendaftaran 200rb . Nah kl sy udh dftar, kemungkinan sy dpt bidik misi jg ngga? Soalnya kan pakai uang pendaftaran . Oh ya kak, sy mau nanya2 ttg uns, please email sy ya kak di regcaroline29@gmail.com . Terimakasih kak ^^

    • kalo menyoal tentang diterima atau tidak (saya gak bisa menjawab dek) asal dirimu memang qualified/memenuhi kriteria dan ketrima di uns insyaAllah keterima (itu jawaban saya). Kalo kamu ketrima bidikmisi insyaAllah uang tersebut diganti dek (uang transport namanya).
      coba mau tanya apa? kamu yg email saya di fauzijatmiko@gmail.com

  3. kak mau tanya dong, cara daftar bidik misinya itu harus ke UNS dulu atau bisa online? saya masih kurang ngerti hehe..
    sebelumnya makasih ka

  4. kak…saya mau tanyaa.. kan saya mau daftar di d3 uns.. lah kan enggak ada jalur bidikmisi buat diawal pendaftaran … kalau misal ya bismilah aja saya ketrima di d3 uns.. berartii saya ngurusnya bidikmisinyaa habis saya diterima sebagai mahasiswa uns??.. enggak waktu awal pendaftaran d3? makasihh semoga membantu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s